AI EDUCATION

MODUL 2. AI STEP 1

Di tahap ini, kamu perlu melakukan 2 hal utama:
Menentukan produk yang ingin kamu jadikan konten affiliate
Mencari background produk dari Pinterest yang sesuai

Karena background akan membantu membuat konten kamu terlihat lebih hidup, menarik, dan punya ciri khas dibanding konten lainnya.
✨ Tips:
Pilih background yang relevan dengan produk
Jadi, pastikan kamu tidak asal pilih ya — ini yang akan jadi “identitas visual” konten kamu nantinya

Prompt Chat GPT 1 :
Gabungkan 2 foto diatas menjadi 1 dengan konsep untuk foto review produk yang nanti akan diubah menjadi video ai realistic
Buatkan promptnya

MODUL 3. AI STEP 2

Di step ini, kamu akan mengubah gambar diam (foto AI) menjadi video yang terlihat seperti sedang mereview produk.

Tujuannya:
Supaya konten kamu terasa lebih real, engaging, dan punya potensi lebih besar untuk menarik perhatian audiens.

Prompt untuk DREAMINA AI :

Buat perempuan ini seperti sedang mereview dress nya dengan berbicara menggunakan bahasa indonesia

⚠️DISCLAIMER
PROMPT bisa kamu modifikasi sesuai keinginan kamu⚠

MODUL 4. AI STEP 3

Di step ini, kamu akan mulai mengedit video menggunakan aplikasi CapCut.
Tujuan step ini:
Bikin video kamu lebih rapi, enak dilihat, dan siap untuk jadi konten konversi yang menghasilkan penjualan

MODUL 5. OBJEK AI

Saatnya kita mulai masuk ke materi
Membuat animasi berbicara pakai AI (bisa karakter, orang, atau objek) untuk promosi ke keranjang kuning 🛒

📌 Pakai tools GRATIS: ChatGPT & Flow AI
📌 Kuota terbatas (±30x editing), jadi ikuti tutorial dengan teliti ya

Disarankan untuk download aplikasi chat gpt di playstore (untuk pengguna android) / appstore (untuk pengguna Iphone)

Untuk link FLOW AI yang ini 👇🏻
https://labs.google/flow/about

MODUL 6. STEP OBJEK AI

Pada materi ini, kita menggunakan tools berbasis website gratis, sehingga mungkin terdapat beberapa keterbatasan. Namun, tetap bisa dimaksimalkan untuk menghasilkan konten yang menarik.

Jika ada bagian yang belum dipahami, silakan ulangi materinya agar hasilnya lebih optimal.

Pastikan kamu benar-benar memahami produk yang digunakan. Hindari pembuatan adegan atau alur yang terlalu menyimpang, dan tetap fokus pada fungsi serta manfaat produk.

Selamat belajar dan praktik.